Pages

Jumat, 11 Desember 2009

KPK-BPK Temukan 3 Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus Century


Jakarta - KPK dan BPK telah selesai melakukan gelar perkara (ekspose) terkait hasil audit kasus Bank Century. KPK menemukan 3 dugaan tindak pidana terkait kasus Bank Century.

"Pertama, terjadi tindak pidana perbankan. Kedua, money laundring, kemudian dugaan terjadi tindak pidana korupsi dan administrasi," kata Juru bicara Johan Budi SP di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2009).

Menurut Johan, KPK belum bisa memastikan dugaan-dugaan tersebut terbukti. "Masih perlu dielaborasi," jelasnya.

Tiga kesimpulan tersebut diperoleh dari 9 temuan yang didapat setelah gelar perkara dilakukan. Namun, Johan enggan menjelaskan lebih lanjut apa saja temuan tersebut.

Johan menjelaskan, dari tiga dugaan tersebut KPK hanya akan mengusut kasus yang terindikasi korupsi saja. "KPK hanya berwenang penyelenggara negara atau penegak hukum," tegasnya.

Selanjutnya, KPK akan segera bertemu dengan sejumlah pihak terkait koordinasi soal kasus Bank Century. "Kita akan diundang oleh BPK untuk koordinasi dengan Polri, kejaksaan. Hasil tadi akan kita tindak lanjuti dengan PPATK dan LPS," tandasnya.

Merasa Difitnah, Depkeu Akan Tuntut Bambang Susatyo


Jakarta - Departemen Keuangan (Depkeu) menilai pernyataan anggota Tim Pansus Century Bambang Susatyo soal adanya rekaman percakapan antara Menkeu Sri Mulyani dengan Robert Tantular adalah fitnah semata. Bambang dinilai telah memberikan informasi keliru dan mencemarkan nama baik Sri Mulyani.

"Pernyataan itu tidak benar dan menyesatkan, tidak benar dia menyampaikan di publik, kami akan menuntut dengan pasal 310 mengenai pencemaran nama baik dan pasal 335 ayat 1 mengenai perbuatan tidak menyenangkan," kata Kepala Biro Bantuan Hukum Depkeu Indra Surya saat jumpa pers di kantor Depkeu, Jakarta, Jumat (11/12/2009) malam.

Menurut Indra, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada sama sekali rekaman percakapan antara Sri Mulyani dengan Robert Tantular. Yang ada adalah rekaman rapat KSSK, dan pada rapat tersebut tidak ada Robert Tantular.

"Tidak ada rekaman lain selain yang dimiliki Departemen Keuangan.Tidak ada rekaman telepon antara Sri Mulyani dengan Robert Tantular dan tidak ada rekaman Sri Mulyani dalam rapat KSSK bersama Robert Tantular," jelas Indra.

Kasus ini berawal dari adanya pernyataan Bambang Susatyo yang mengatakan bahwa Pansus Bank Century memiliki bukti rekaman pembicaraan antara Menkeu Sri Mulyani dengan Robert Tantular terkait dengan rapat tertutup KSSK.

Hal tersebut kemudian dibantah Depkeu. Apa yang disampaikan Bambang adalah salah. "Kami sudah cek kembali rekaman yg ada," tegasnya.

Indra menjelaskan, rekaman yang dimaksud Bambang adalah ada bagian akhir dari rapat KSSK dimana Robert Tantular sama sekali tidak hadir, apalagi berhubungan via telepon.

"Saksi-saksi dari peserta rapat sangat banyak," tuturnya.

Semestinya, lanjut Indra, temuan bahan-bahan dalam suatu penyelidikan tidaklah seyogyanya langsung diungkapkan di depan publik dan mendahului proses yang seharusnya. Hal tersebut dinilai bisa memberikan tafsiran yang merugikan dan menyesatkan (kepatutan).

VW dan Suzuki Gabung, RI Akan Banjir Mobil Kecil Canggih


Jakarta - Suzuki terkenal dengan jagonya mobil-mobil kecil, sementara Volkswagen identik dengan teknologi mesinnya yang canggih. Nah, ketika dua kekuatan tersebut bergabung, maka akan banyak mobil-mobil kecil canggih beredar di Indonesia.

Hal tersebut menjadi gambaran yang bisa dijadikan sebuah solusi alternatif sementara untuk saat ini, bila melihat kondisi di Indonesia, dimana pertumbuhan kendaraan dengan luas jalan tidak seimbang.

"Sehingga, mobil kecil adalah solusinya sementara ini, yang efisien, dan multi fungsi," ujar Manager 4W Sales Marketing Brand II Suzuki Indomobil Motor Bebin Djuana, ketika berbincang dengan detikOto, Jumat (11/12/2009).

Sehingga, nantinya Suzuki akan membanjiri jalan-jalan raya Indonesia dengan mobil-mobil kecil yang berteknologi canggih hasil garapan dua kekuatan merek otomotif dunia tersebut, yakni VW dan Suzuki.

Pengembangannya tentu harus dimulai sedini mungkin, sehingga dalam waktu 2 sampai 3 tahun, produk hasil gabungan kedua merek tersebut bisa segera terwujud.

"Saya tidak mau bilang ini proyek jangka panjang, setidaknya jangka menegah lah," tutur Bebin.

Toyota Akhirnya Umumkan Mobil Murah


New Delhi - Toyota akhirnya mengumumkan mobil murah mereka. Mobil paling murah yang belum pernah dikeluarkan Toyota itu akan memulai debutnya pada 5 Januari 2010 nanti.

Seperti dikutip The Motor Report, Jumat (11/12/2009) Toyota akan memamerkan mobil termurahnya itu di pameran mobil di New Delhi, India. Toyota memang baru akan memasarkan mobil murahnya di India untuk menyaingi popularitas Tata Nano dan Suzuki Alto di sana.

Harganya diperkirakan tak akan melebihi US$ 10.000 atau sekitar Rp 90 juta. Harga ini memang masih mahal ketimbang Tata Nano yang harganya mencapai US$ 2.000.

Namun yang pasti mobil murah Toyota itu akan disandingkan dengan 13 mobil konsep dan mobil produksi Toyota di New Delhi Auto Show.

"Pameran mobil di Delhi merupakan ajang yang tepat untuk memamerkan kecanggihan dan inovasi teknologi Toyota," ujar Deputy Managing Director Toyota Kirloskar Motor Sandeep Singh.

Mobil murah Toyota diberi kode nama EFC (Entry Family Car) dan akan dipasarkan di India, Rusia dan Amerika Latin. Kapan ke Indonesia ya?

SBY Ingatkan Kepala Daerah Soal 6 Kebijakan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengingatkan enam kebijakan pembangunan 10 tahun mendatang kepada seluruh menteri dan seluruh pimpinan pemerintah daerah.

Enam kebijakan itu disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (Musrembangnas) 2010-2014, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 11 Desember 2009.

Enam kebijakan itu yakni, strategi pembangunan harus bersifat insklusif, adil dan merata. Pembangunan Indonesia hingga 2014 ditargetkan mencapai 7 persen, sehingga berkurang pengagguran, kemiskinan. Ekonomi lokal harus betul-betul adil dan merata dan dapat dirasakan seluruh rakyat.

Kedua, strategi pembangunan harus berdimensi kewilayahan, dan srategi pemabgunan antar daerah tidaklah sama. Dimensi kewilayahan dan keunggulan perlu dipertimbangkan secara baik, agar lebih realistis dan efektif.

Ketiga, luasnya Indonesia dengan sebaran pulau besar dan kecil yang membentang memerlukan pengintegrasian ekonomi secara nasional yang baik. Jika menjadi satu kesatuan nasional yang kuat, maka posisi tawar di dunia internasional akan kuat.

Keempat, mengembangkan ekonomi lokal. Para Gubernur, Bupati dan Walikota memiliki kewenangan luas dari fiskal, mengetahui plus dan minus masing-masing daerah.

"Kita berharap dengan rencana yang baik, sinergi yang baik bisa mengembangkan ekonomi lokal masing-masing," kata SBY ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014.

Kelima, pembangunan harus menjaga keserasian pertumbuhan dan pemerataan. Menurutnya strategi 2004 masih berlaku, yaitu pro growth, pro job, pro poor.

Keenam, pembangunan kualitas manusia. Para gubernur, bupati diminta datang ke desa dan menemui rakyatnya, apakah terdapat perubahan kesejahteraan tiap tahunnya. "Kualitas hidup rakyat-lah yang sejati, kalau benar tiap tahun akan naik kesejahteraanya." ujarnya.

SBY berharap dalam Musrembangnas ini tercipta ide segar dari pimpinan daerah. Pemerintah pusat sebaiknya mendengar dan menjelaskan kendala yang dihadapi. Sebaliknya, lanjut SBY, pimpinan daerah bisa mengerti.

"Apa yang kita miliki, kita rencanakan tidak selalu persis realisasinya, nantinya ada perubahan, revisi, adjustmen. Itulah perlunya RKAP, APBN," ujar SBY.

KPK Tak Mau Diintervensi Pansus Century

Skandal Bank Century

"Misalnya Pansus minta KPK untuk melakukan jangan usut ini atau usut itu. Itu tidak bisa."

Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan siap membantu Panitia Khusus Hak Angket Bank Century. Namun komisi antikorupsi tidak mau jika pengusutan yang telah dilakukannya dipengaruhi Pansus Century.

"Kita tidak akan berikan hasil penyelidikan kita ke pansus," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 11 Desember 2009.

Johan menjelaskan, KPK siap untuk datang jika diundang Pansus. KPK juga siap membantu Pansus jika dibutuhkan. "Tapi tentu tidak ada kaitannya dengan misalnya Pansus minta KPK untuk melakukan jangan usut ini atau usut itu. Itu tidak bisa," ujarnya.

Saat ini KPK telah membentuk tim yang Direktur Penyelidikan Iswan Elmy. Tim beranggotakan 20 orang. Selain diusut penegak hukum, kasus Century ini juga diusut DPR. Pansus yang dipimpin anggota Fraksi Partai Golkar, Idrus Marham, itu memiliki lima fokus penyelidikan.

KPK juga akan meminta keterangan dari pihak PPATK, LPS, Departemen Keuangan, dan Bank Indonesia.

2010, DKI Bikin Hutan Kota di Pondok Labu


harga tanah seusai kesepakatan dengan pemilik yakni sebesar Rp 1,3 juta per meter persegi.

Untuk mewujudkan pencapaian lahan ruang terbuka hijau (RTH) sebanyak 30 persen, berbagai upaya terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya adalah dengan membebaskan lahan seluas 2,02 hektar di Jalan Pinang II Rt 004 RW 02, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan anggaran sebesar Rp 26,556 miliar. Nantinya lahan ini dijadikan Hutan Kota Pondok Labu dan sarana olahraga masyarakat sekitar.

Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) DKI Jakarta membebaskan lahan yang terbagi dalam 13 bidang tanah ini harga sesuai kesepakatan bersama pemilik yakni sebesar Rp 1,3 juta per meter persegi. Harga beli tersebut lebih rendah daripada nilai jual objek pajak (NJOP) untuk kawasan tersebut yang mencapai Rp 1,416 juta per meter persegi. Ke 13 bidang tanah ini merupakan lahan milik empat orang.

Masing-masing adalah Novian Prasetya, memiliki satu bidang tanah seluas 1.229 meter persegi dan ia mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 1,597 miliar. Kemudian Sulistyo Rahardjo memiliki dua bidang tanah masing-masing seluas 1.080 meter persegi dan 3.600 meter persegi, ia mendapatkan ganti rugi lahan total sebesar Rp 6,084 miliar.

Selanjutnya Nevita Maysarah, memiliki lima bidang tanah, masing-masing seluas 1.040 meter persegi, 403 meter persegi, 2.100 meter persegi, 367 meter persegi dan 1,500 meter persegi. Total ganti rugi lahan untuk kelima bidang tanah itu, Nevita mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 7,330 miliar. Terakhir adalah Sutarminah yang memiliki lima bidang tanah yaitu masing-masing seluas 2.750 meter persegi, 100 meter persegi, 1.781 meter persegi, 2.000 meter persegi dan 2.250 meter persegi. Ia mendapatkan ganti rugi untuk lima bidang tanahnya sebesar Rp 11,545 miliar.

Kepala Bidang Kehutanan DKP DKI Desman Sitorus mengatakan, total ganti rugi lahan seluas 2,02 hektar sebesar Rp 26,556 miliar akan dibayarkan melalui Bank DKI.

“Empat pemilik itu sepakat dibayarkan melalui transfer ke rekening mereka di Bank DKI. Itu lebih aman dan cepat, daripada dibayarkan secara tunai atau cek,” kata Desman dikutip dari situs Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pembebasan lahan untuk Hutan Kota Pondok Labu merupakan dedicated program atau progam unggulan DKP DKI Jakarta yang diinstruksikan Gubernur DKI Jakarta. Program ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi lingkungan hidup kota Jakarta secara global. Selain itu untuk memenuhi amanat UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengharuskan pemerintah daerah menyediakan RTH minimal 30 persen dari luas wilayahnya.

“Lahan yang dibebaskan itu akan difungsikan sebagai RTH hutan kota. Hingga saat ini hutan kota milik DKP baru mencapai 14 hutan kota yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta,” ujarnya.

Setelah lahan di Pondok Labu ini diselesaikan, maka DKP akan langsung memagari lahan tersebut dan memasang papan-papan nama di beberapa titik untuk memberitahukan bahwa lahan itu sudah menjadi milik Pemprov DKI Jakarta.

Kemudian pada tahun 2010, lahan itu akan dipagari dengan pagar besi dan ditanami sekitar 5 ribu pohon. Adapun jenis tanaman yang akan ditanam diantaranya adalah, pohon mahoni, trembesi, buni dan beberapa pohon langka yang sudah berumur dewasa. Di dalam hutan kota itu juga akan dibangun jogging track (jalur olahraga) untuk masyarakat sekitar. Desman menyebutkan DKP DKI telah menganggarkan alokasi pembangunan Hutan Kota Pondok Labu dalam APBD 2010 sebesar Rp 3 miliar.

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan Aswin Saragih mengatakan pembebasan lahan di Pondok Labu ini berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Penetapan Lokasi Gubernur DKI Jakarta No. 1728/-1.795.222 tanggal 9 September 2009.

Sebelumnya, Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi rencana pembangunan Hutan Kota Pondok Labu kepada ke empat pemilik lahan tersebut pada 6 November 2009. Kemudian dilanjutkan dengan musyawarah harga, rencana pembebasan lahan pada 1 Desember 2009. Disepakati, harga jualnya adalah di bawah NJOP.

“Kemudian hari ini, Jumat, 11 Desember, kami lakukan pembayaran ganti rugi lahannya,” kata Aswin.

Mandiri, Bank Penyalur Kredit Tol Terbesar


Perseroan mengantongi total pembiayaan pembangunan proyek jalan tol untuk sembilan ruas.

PT Bank Mandiri Tbk menjadi bank pemerintah yang memberikan plafon pinjaman proyek jalan tol terbesar dibandingkan dua bank pelat merah lain.

Bank Mandiri saat ini mengaku, telah mengantongi total pembiayaan pembangunan proyek jalan tol untuk sembilan ruas dengan plafon kredit hingga lebih dari Rp 8 triliun.

"Beberapa ruas jalan tol sudah mulai merealisasikan pinjaman tersebut," ujar SVP Syndicated and Structured Finance Bank Mandiri Alexandra Wiyoso dalam keterangan pers Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Jalan Tol Ruas Semarang-Solo di Kantor Pusat BAnk Negara Indonesia (BNI) Jakarta, Jumat, 11 Desember 2009.

Menurut Alexandra, ruas tol yang dibiayai oleh Mandiri terbagi atas ruas tol trans Jawa sebanyak lima ruas dan nontrans Jawa empat ruas.

Berada di bawah Bank Mandiri adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk yang mengaku membiayai sembilan ruas jalan tol dengan nilai plafon kredit mencapai Rp 7,6 triliun.

"Realisasinya relatif kecil, dari Rp 7,6 triliun baru terealisasi Rp 550 miliar," kata Deputy General Manager Corporate Banking BNI Rosa Delima Dwi M.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam siaran persnya mengungkapkan total plafon pembiayaan jalan tol yang sudah disediakan untuk delapan proyek jalan tol mencapai Rp 4,6 triliun.

Pembiayaan kepada delapan ruas jalan tol antara lain Depok-Antasari, Bekasi-Cawang-Kp Melayu, Cikampek-Palimanan, Surabaya-Mojokerto, Kanci-Pejagan, Ciawi-Sukabumi, Bogor Ring Road, dan Semarang-Solo.

BRI juga memberikan komitmen pembiayaan jalan tol untuk ruas Gempol-Pasuruan, Kunciran-Cengkareng, Serpong-Kunciran dengan total komitmen Rp 1,1 triliun.

Tekuk Juara Bertahan, SM Tantang Pelita Esia


uara bertahan Turnamen IBL Garuda Flexi Bandung akhirnya tumbang di tangan kandidat kuat juara Satria Muda Britama. Meski bermain di kandang, Garuda harus menyerah 47-64 pada babak semifinal Turnamen IBL 2009.

Dengan kemenangan ini, Satria Muda akan bersua tim bayi ajaib Pelita Jaya Esia di partai puncak Turnamen IBL 2009 pada Minggu 13 Desember 2009. Sedangkan Garuda Flexi akan memperebutkan posisi ketiga melawan ASPAC Jakarta.

Bertanding di kandangnya GOR C-Tra Arena Bandung, Jumat 11 November 2009, Garuda langsung tancap gas dengan unggul 5-0. Garuda Flexi akhirnya menutup kuarter pertama dengan poin 14-13.

Memasukki kuarter kedua, Garuda berhasil membuka poin lewat Indra Budianto sekaligus merubah kedudukan menjadi 17-13. Namun Satria Muda berhasil bangkit di paruh kuarter kedua dan berbalik unggul sekaligus menutup kuarter dua 24-34.

Pada kuarter ketiga, Satria Muda terus mampu memimpin. Di motori Rony Gunawan dan Christian Ronaldo Sitepu, tim besutan Fictor Gideon Roring ini berhasil menutup kuarter tiga dengan 35-51 poin.

Pada kuarter terakhir, Garuda Flexi yang dimotori Mario Wuysang coba bangkit. Namun Satria Muda tetap terus memimpin dan berhasil menutup pertandingan dengan skor 47-64.

Hingga 2012, Eropa Kucurkan Dana US$ 3,6 M


Tindakan Uni Eropa bertujuan menyelamatkan citra mereka sebagai inovator perubahan iklim.

Para pemimpin negara-negara Uni Eropa berkomitmen memberikan 2,4 miliar euro (US$3,6 miliar) per tahun hingga 2012 untuk membantu negara-negara miskin mengatasi pemanasan global, Jumat 11 Desember 2009.

Apa yang dilakukan negara-negara Uni Eropa ini bertujuan menyelamatkan citra mereka sebagai inovator perubahan iklim dan menyokong perundingan tentang perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark.

Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, mengatakan, keputusan tersebut meletakkan Eropa di posisi pemimpin di Kopenhagen di mana para negosiator berbagai negara sedang mengupayakan satu cara untuk memperlambat pemanasan planet Bumi.

"Seluruh 27 negara anggota Uni Eropa akan memberikan dana jangka pendek untuk negara-negara miskin," kata Perdana Menteri Swedia, Fredrik Reinfeldt, setelah dua hari perundingan yang berlangsung rumit di Brussels.

Kemarin, Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan angka dana yang akan dikucurkan. Negara-negara kecil di wilayah timur Uni Eropa enggan mendonasikan dana karena masih berjuang mengatasi utang pemerintah dan tingginya tingkat pengangguran akibat krisis finansial.

Namun hari ini, mereka mencapai kesepakatan angka final US$3,6 miliar per tahun yang akan diberikan selama tiga tahun ke depan, dengan Inggris, Prancis, dan Jerman masing-masing memberikan kontribusi 20 persen.

Giska Curigai Sammy yang Mencuri Kunci Mobil


Akhirnya, Giska mau angkat bicara soal kasus pencurian mobil yang melibatkan Sammy 'Kerispatih'.

Malam ini, Jumat, 11 Desember, Giska menggelar jumpa pers di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Wanita yang dikabarkan dekat dengan Sammy 'Kerispatih' ini membeberkan tentang kejadian yang menimpanya saat pencurian mobil malam itu.

"Awalnya aku sms-an mau ketemuan dengan Sammy, waktu kunci mobil saya hilang di apartemen, aku sempat tanya dia tapi nggak menuduh dan nggak mau ambil pusing. Itu kejadiannya sekitar 1,5 bulan yang lalu," ujar Giska dalam jumpa persnya.

Saat kejadian naas itu, Giska mengaku sempat diajak Sammy ke cafe 999, tapi Giska menolaknya dan pergi ke Kemang Food Festival. Disana, tepat pukul 23.00 WIB, ia menghubungi Sammy dan menyuruh vokalis 'Kerispatih' tersebut untuk datang menemuinya.

Giska yang sempat menunggu cukup lama, lalu dikagetkan oleh seorang petugas vallet yang berteriak padanya. "Mbak, mobilnya dibawa sama vokalis 'Kerispatih' tuh, kuncinya masih ada sama saya, saya nggak tau dia pakai kunci apa," tandas Giska menirukan ucapan petugas vallet tersebut.

Karena kejadian ini, Giska langsung teringat dengan kunci mobilnya yang hilang. "Aku kepikiran kunci mobilku yang hilang, aku sempat hubungi Sammy tapi ponselnya nggak aktif, dan aku nggak mau langsung menuduh dia,"ucap Giska.

Sekedar informasi, Giska adalah wanita yang dikabarkan memiliki kedekatan dengan Sammy. Namun Sammy pun menyangkal dan mengatakan tak memiliki hubungan spesial dengan Giska.

Raja Kamboja Ampuni Mata-mata Thaksin


Pria Thailand yang divonis tujuh tahun itu akan dibebaskan Senin depan.

Raja Kamboja memberi pengampunan pada seorang warga Thailand yang divonis tujuh tahun penjara karena memata-matai mantan Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra.

Juru bicara pemerintah Kamboja, Khieu Kanharith, mengatakan bahwa Raja Norodom Sihamoni telah menandatangani pernyataan pengampunan dari kerajaan bagi Siwarak Chothipong, Jumat 11 Desember 2009, menyusul permintaan dari PM Kamboja, Hun Sen, Kamis kemarin.

Kanharith mengatakan, Chothipong akan dibebaskan pada Senin pekan depan. Dia akan diserahkan kepada keluarga dan delegasi dari partai oposisi utama Thailand.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, Selasa lalu, Chothipong terbukti bersalah mencuri informasi mengenai jadwal kedatangan Thaksin ke Kamboja kepada diplomat Thailand.

Pegawai di Cambodia Air Traffic Service tersebut mengaku telah mengambil informasi jadwal penerbangan kepada kedutaan Thailand di Phnom Penh, tetapi menyangkal telah mencuri dokumen apapun.

Hakim mengatakan pria 31 tahun itu membahayakaan keamanan dengan mencuri detail informasi penerbangan pribadi Thaksin sebagai tamu pemerintah Kamboja. Thaksin yang menjadi buron korupsi Thailand diangkat menjadi penasehat ekonomi pemerintah Kamboja.

Penunjukan Thaksin tersebut membuat geram pemerintah Thailand. Apalagi, Kamboja menolak permintaan ekstradisi Thaksin dari pemerintah Thailand. Ketegangan antara dua negara bertetangga ini memuncak dengan saling mengusir diplomat masing-masing.

Java Jazz Kenang Semangat Embong Raharjo


Walaupun Embong Raharjo sudah tak lagi bergabung dengan kelompok musik Java Jazz, namun mantan rekan-rekan mainnya masih menyimpan semangat Embong dalam Java Jazz. Hal itu diungkapkan Java Jazz usai menggelar konser tunggal di Graha Bhakti Budaya, TIM, Cikini, Jakpus, Kamis (10/12) kemarin.

"Java Jazz didirikan tahun 1991. Kita bergabung untuk suatu band karena ada tawaran main di Amerika. Di tahun itu kita cari band yang bisa mengangkat nama baik bangsa kita. Sempet pada 1994 kita ada perubahan personel dan 1998 kembali ke formasi awal," tutur Indra Lesmana, salah satu pentolan Java Jazz.

Dan diakuinya, meski Embong sudah tak lagi bersama mereka sebagai peniup saksofon, spirit musikalitas Embong masih selalu hidup dalam Java Jazz.

"Spirit Mas Embong tetep terbawa. Spirit Mas Embong masih ada pada musik kita," terang Indra.

"Kita mencintai main musik. Bukan hanya bermain, tapi semua kita semaksimal mungkin walau ada kesibukan. Dan mudah-mudahan sampai kapan pun bisa sampai kayak gini," tambah Gilang Ramadhan.

Konser comeback mereka itu pun dianggap sebagai sebuah momen yang bisa memberikan sesuatu pada para penggemar lama mereka selain melepas kangen.

"Yang pasti pengen bertemu. Seneng banget bisa bertemu sama fans. Bagi kami, malam ini ingin memberikan sesuatu untuk penggemar Java Jazz dan mudah-mudahan materi lama bisa lebih fresh yang kita bawakan untuk fans. Nama Java Jazz sendiri tidak terlalu kami pusingkan dan tidak terlalu jadi polemik," pungkas

Koin untuk Prita Terkumpul Enam Ton




Liputan6.com, Jakarta: Koin, koin, dan koin lagi. Berbagai elemen masyarakat, pelajar, guru, polisi, pegawai negeri sipil, wartawan, hingga pejabat di seluruh Indonesia terus mengumpulkan koin. Ini adalah "koin cinta" untuk Prita Mulyasari. Dukungan warga guna membantu ibu dua anak yang divonis harus membayar Rp 204 juta kepada Rumah Sakit Omni Internasional, Tangerang, Banten, itu terus mengalir.

Hingga Jumat (11/12), total koin yang telah terkumpul di Posko Peduli Prita di Komplek PWR, Jalan Margasatwa, Jatipadang, Pasarminggu, Jakarta Selatan, lebih dari Rp 151 juta. Uang tersebut dalam bentuk koin pecahan Rp 100, Rp 500, dan Rp 1.000. Jika ditimbang, beratnya mencapai hampir enam ton.

Besarnya dukungan terhadap Prita, menurut sosiolog Imam Prasodjo sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap sistem hukum yang tidak berpihak pada rakyat kecil [baca: Sudah Terkumpul Dua Ton Koin]. Selengkapnya simak video berikut.(BOG/ANS)

Pansus Temukan Rekaman Sri Mulyani dengan Robert Tantular




Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century menemukan rekaman pembicaraan antara Menkeu Sri Mulyani dengan pemegang saham Bank Century Robert Tantular.

"Kami menemukan fakta ada pembicaraan antara Menkeu Sri Mulyani dengan Robert Tantular dalam rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) tanggal 21 November 2008," kata anggota Pansus Bambang Susatyo dalam rapat Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/12/2009).

Bambang menjelaskan isi pembicaraan itu Sri Mulyani menyatakan akan mengadakan rapat tertutup untuk memutus nasib Bank Century.

Berikut petikan isi rekaman pembicaraan yang ditirukan Bambang:

Sri: Robert kita akan rapat tertutup ya Robert.

Robert: Ya sudah OK. Tidak apa-apa rapat tertutup. Yang penting kan ada kesimpulan mengakhiri pasalnya keadaan krisis sekarang.

Rekaman Sri-Miranda

Bambang mengaku kalau dirinya memegang rekaman itu. Bahkan ada juga pembicaraan antara Sri Mulyani dengan Miranda Gultom.

"Sampai sekarang masih ditranskrip. Kalau diperbolehkan akan dibuka dalam rapat Pansus. Rekaman ini bukan rekaman sembunyi-sembunyi," jelasnya.

Hingga kini rekaman itu belum dibuka. Bambang meminta agar Miranda, Robert, dan Sri Mulyani dihadirkan dalam rapat Pansus.

"Miranda sepertinya memegang peranan penting dalam rapat KSSK penentuan bailout Century," imbuhnya.

Support

Nyang baca si korannya koran myspace web counter
web counter code orang Lho!!