Pages

Jumat, 18 Desember 2009

Polisi Gagalkan Niat Mesum Dokter di Internet


Alaska - Niat seorang predator internet untuk 'menggerayangi' anak kecil digagalkan pihak kepolisian.

John Mark Feltom (45), pria yang berprofesi sebagai dokter ini digelandang polisi di Anchorage International Airport, Alaska. Ia masuk jebakan, setelah sebelumnya diincar pihak berwenang karena memiliki niat busuk untuk 'memanfaatkan' anak dari seorang ayah yang ia jumpai di internet.

Sebelumnya polisi menyamar sebagai seseorang bernama Bob dan bertukar email dengan Felton. Dalam skenario yang dibuat polisi, 'Bob' menanyakan ketertarikan yang dimiliki Felton. Felton saat itu menjawab bahwa ia tertarik dengan anak-anak.

Terjebak pada imimg-iming anak-anak yang ditawarkan Bob pada Felton, Felton pun langsung terbang ke Alaska. Namun apa yang terjadi tidak seperti yang ia harapkan.

Sesampainya di bandara, bukannya bertemu dengan ayah yang membawa 2 anak sesuai janji di internet, Felton malah harus berhadapan dengan petugas berwenang yang sudah menunggunya untuk meringkusnya.

Seperti yang dilansir detiKINET dari DailyMail, Selasa (24/11/2009), kini pria yang aktif di bidang kedokteran itu harus menghadapi ancaman hukuman minimal 30 tahun di penjara dan maksimum seumur hidup jika terbukti bersalah.

4000 iPhone Digondol Maling


Jakarta - Mungkin sudah dianggap sebagai barang berharga, iPhone cukup sakti memancing tangan usil para pencuri. Tak tanggung-tanggung, pelaku kriminal langsung mengincar iPhone dalam jumlah besar untuk digondol.

Seperti yang terjadi di kota Antwerp, Belgia. Sebuah gudang penyimpanan yang terdapat di kota itu baru saja kemalingan 3000-4000 unit iPhone dalam semalam.

Dikutip detikINET dari Macworld, Rabu (18/11/2009), para pelaku masuk ke gudang melalui atap dengan membuat lubang. Pihak berwajib menduga ada campur tangan orang dalam pada aksi pembobolan ini.

Ribuan iPhone yang raib tersebut merupakan kepunyaan Mobistar yang tengah diinapkan di gudang milik perusahaan ekspedisi Ceva Logistics.

Sebagai catatan, iPhone di Belgia dijual dengan Sim Card unlocked. Artinya, setiap iPhone yang beredar dibebaskan untuk menggunakan layanan operator mana saja. Tidak terikat seperti metode penjualan iPhone di Amerika Serikat dan Indonesia ketika awal-awal hadir.

Hanya saja, Mobistar telah mengambil langkah antisipasi dengan memblok serial number dari ribuan iPhone senilai US$ 3 juta tersebut.

Gara-gara Ponsel, Pesawat Ngaret 2 Jam Fransiska Ari Wahyu - detikinet


Houston - Penerbangan sebuah pesawat mengalami keterlambatan lebih dari dua jam gara-gara seorang penumpang ngeyel menggunakan ponsel. Alih-alih berangkat, pesawat yang sudah berada di landasan pacu tersebut justru kembali ke gate.

Dikutip detikINET dari Myfoxhouston, Jumat (20/11/2009), pesawat AirTran yang membawa 73 penumpang tersebut dijadwalkan akan bertolak dari Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport pukul 4:40 dan tiba di Hobby International Airport Houston pada pukul 5:56 pm.

Namun saat pesawat siap mengangkasa, ada seorang penumpang yang berdiri di kabin dan asyik berfoto dengan ponselnya. Awak pesawat kemudian mengingatkan
penumpang tersebut untuk kembali ke tempat duduknya dan mengenakan sabuk pengaman. Tetapi, mungkin karena si penumpang tidak memahami bahasa awak
pesawat, ia tidak mengacuhkan permintaan tersebut.

Berkali-kali awak pesawat berusaha menjelaskan pada penumpang tersebut tapi gagal. Akhirnya kapten pesawat memutuskan untuk kembali ke gate. Kemudian pihak
Transportation Security Administration menginvestigasi insiden ini. Namun, dipastikan insiden ini tidak berkaitan dengan ancaman keamanan.

Setelah penumpang diberi penjelasan tentang peraturan selama penerbangan, mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan, dengan pilihan tetap menggunakan pesawat yang sama atau berganti pesawat.

Gadis Muda Jadi Incaran Penjaja Ponsel Mesum


Jakarta - Bekerja di toko ponsel, seorang salesman coba mencari mangsa gadis muda berbekal nomor telepon yang ia dapatkan untuk urusan purna jual. Ia coba menjebak konsumen wanita itu dengan niat melakukan aksi mesum.

Namun beruntung sebelum sempat melakukan kejahatan, tersangka bernama Timothy Robert Shea berhasil dibekuk polisi di wilayah Arvada, Amerika Serikat.

Awalnya, korban bersama ibunya berkunjung ke toko ponsel di mana Shea bekerja. Dengan kedok untuk menguji coba apakah ponsel baru sang gadis bekerja dengan baik, Shea pun meminta nomor ponsel korban.

Namun ternyata, Shea mengirim pesan bernada rayuan mesum pada sang gadis. Untungnya, korban yang dirahasiakan namanya melaporkan tindakan tersangka pada ibunya, yang langsung menghubungi polisi setempat.

Polisi pun menyamar sebagai si gadis dan menjebak tersangka untuk bertemu di suatu tempat. Di tempat yang sudah dijanjikan, tanpa ampun polisi meringkus Shea.

"Remaja dalam kasus ini melakukan dengan tepat apa yang kami ajarkan, yakni memberitahu ibunya. Dan ibunya juga melakukan hal yang benar," tukas jaksa setempat, Scott Storey, seperti dikutip dari denverpost, Rabu (25/11/2009).

Diharapkan kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat jika menghadapi kejadian serupa.

Layanan 3G Marak, Pornografi Merebak


Beijing - Diluncurkannya layanan akses data kecepatan tinggi 3G di China ternyata membawa konsekuensi tersendiri, yakni melonjaknya pornografi ponsel. Pemerintah setempat pun melancarkan aksi razia pemberantasan layanan konten mesum untuk ponsel.

China mengeluarkan lisensi 3G pada 3 operator awal tahun ini. Semenjak itu, pengguna 3G di negeri Tirai Bambu menanjak. Namun sisi negatifnya, cepatnya akses 3G mendorong gejala peralihan layanan porno dari komputer ke ponsel.

Razia website ponsel mesum ini rencananya akan berlangsung sampai akhir tahun 2009 ini. Beberapa waktu lampau, negeri berideologi komunis ini juga sudah menutup ribuan situs WAP porno dan menahan beberapa pelaku pembuat situs.

"Orang yang tak mematuhi hukum mulai memakai layanan komersial 3G dengan kecepatan download-nya, untuk menyebarkan konten pornografi," ucap Su Jinsheng, teknisi di kementerian Teknologi Informasi China.

Pornografi memang ilegal di China karena dinilai merusak moral kaum muda dan nilai budaya setempat. Bahkan kadang, otoritas setempat tak segan memblokir layanan dari raksasa internet seperti Google, terkait tudingan menebar pornografi via mesin carinya.

Dilansir PCWorld dan dikutip detikINET, Kamis (26/11/2009), China sesungguhnya merilis layanan 3G demi ambisinya menjadi raksasa teknologi global.

Toko Aplikasi Porno 'Bonceng' Popularitas Android


Jakarta - Menanjaknya popularitas ponsel berbasis Android coba dimanfaatken sebagian pihak untuk mengeruk untung dengan segala cara. Misalnya perusahaan bernama MiKandi coba membuat website toko aplikasi pornografi khusus Android.

Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Senin (30/11/2009), konten mesum yang ada di toko aplikasi online ini dilaporkan hanya bisa digunakan di ponsel berbasis Android saja.

Terkait rilis website ini, bukan berarti Google selaku pengembang utama Android mengizinkan aplikasi pornografi. Raksasa internet itu sebenarnya melarang developer membuat aplikasi porno di mana di Android Market, aplikasi cabul tidak diperbolehkan.

Ini sama seperti kebijakan Apple yang juga tidak membolehkan konten porno terpampang di App Store, toko aplikasi eksklusif untuk iPhone.

Namun karena Android adalah sebuah sistem terbuka, maka pembuatan aplikasi porno sulit terhindarkan. Pembuat MiKandi pun memanfaatkan celah ini dengan membuat toko aplikasi porno Android yang diklaim pertama di dunia.

Terdapat peringatan bahwa konten yang ada hanya bisa diakses oleh mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Namun user yang coba memakai layanan MiKandi diperingatkan soal ketidakamannya.

'Zombie iPod' Diancam Kehilangan Nyawa


London - Mendengarkan musik dari gadget iPod sembari bersepeda memang menyenangkan. Namun di Inggris, hal ini jadi isu tersendiri karena dinilai membahayakan diri sendiri, bahkan berisiko luka sampai kehilangan nyawa.

Edmund King selaku presiden Automobil Association di Inggris, meminta Departemen Transportasi merilis kampanye untuk melarang aktivitas tersebut.

"iPod memang dimaksudkan untuk aktivitas mobile, namun saat bersepeda, Anda memerlukan semua indra yang ada," ucap King, yang dilansir MacWorld dan dikutip detikINET, Kamis (3/12/2009).

Di forum-forum internet khusus pemakai sepeda, para pengendara mobil dilaporkan mengeluh dengan manuver para pemakai sepeda yang asyik dengan iPodnya. Bahkan mereka dijuluki 'zombie iPod' karena tidak sadar dengan situasi sekelilingnya, sehingga berisiko celaka.

Data terakhir dari Departemen Transportasi Inggris menunjukkan 820 pemakai sepeda terbunuh atau luka berat dalam periode 3 bulan sampai Juni 2009. Namun tak disebutkan berapa banyak jumlah kematian yang disebabkan pemakaian perangkat musik digital.

Foto Topless Disebar via Ponsel, ABG Bunuh Diri


Florida - Tragis, seorang gadis muda nekat bunuh diri gara-gara pelecehan via ponsel yang dilakukan teman sekolahnya. Gadis bernama Hope Witsell yang baru berusia 13 tahun itu, sangat malu karena foto toplessnya beredar luas di ponsel rekan-rekannya.

Pelecehan bermula ketika Witsell yang bermukim di Florida, Amerika Serikat ini, tanpa pikir panjang mengirim foto telanjang pada seorang kawan pria yang disenanginya via ponsel. Namun yang menerima gambar itu justru teman sang pria yang kebetulan membawa ponselnya.

Nah, teman ini dengan jahatnya menyebar foto topless itu pada rekan yang lain via ponsel, fenomena yang biasa disebut sexting. Kontan setelah foto tersebut tersebar, Witsell menjadi bulan-bulanan.

"Ketika dia berjalan ke dalam kelas, seseorang akan berkata inilah dia sang pelacur," kata Lane James, salah seorang teman korban yang dikutip detikINET dari USAtoday, Jumat (4/12/2009).

Keadaan bertambah parah karena pihak sekolah justru menghukumnya, antara lain dengan menskorsingnya selama seminggu. Jelas Witsell yang masih amat belia, sulit menghadapi masalah ini.

"Banyak orang membicarakanku di belakangku dan mereka mengataiku sebagai pelacur. Jutaan orang membenciku," tulis Witsell dalam buku hariannya. Puncaknya baru-baru ini, Witsell gantung diri di kamarnya sendiri.

Kejadian sexting berujung bunuh diri semacam ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, seorang remaja bernama Jesse Logan juga bunuh diri, karena mantan pacarnya menyebar foto mesumnya via ponsel.

Remaja Mata-matai Pacar via Ponsel


Jakarta - Penggunaan ponsel dan internet di kalangan anak muda yang sedang merajut cinta, selain memudahkan komunikasi ternyata juga menimbulkan perilaku yang tidak menyenangkan. Hal ini terungkap dari laporan yang dikeluarkan oleh Associated Press dan MTV. Dari studi yang mereka lakukan terhadap 1.247 remaja, terungkap bahwa 2 media komunikasi tersebut seringkali dipakai oleh anak muda untuk memata-matai dan mengganggu pasangannya.

Dilansir detikINET dari Cnet, Senin 97/12/2009), survei yang melibatkan remaja berusia 14-24 tahun ini menemukan fakta bahwa sebanyak 22% dari remaja yang sedang pacaran, merasa penting untuk memakai ponsel atau internet guna mengecek pacarnya. Lebih dari 1 dari 4 remaja mengatakan bahwa pacar mereka telah mengecek isi SMS tanpa ijin dan lebih dari 10% mengaku bahwa pasangannya juga meminta mereka memberikan password untuk mengecek gerak-gerik pasangannya saat online .

Di sini, presentase wanita yang lebih suka berbagi password, jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pria. Aksi ini sebenarnya tidak baik untuk ditiru, karena ternyata, dari mereka yang membocorkan passwordnya, sebanyak 68% dilaporkan telah menjadi sasaran empuk digital abuse atau kekerasan digital, dibandingkan mereka yang menyimpan rapat passwordnya.

Internet dan ponsel menjadi saksi kekerasan digital ini. Satu di antara kekerasan ini ialah melecehkan korban dengan kata-kata yang tidak pantas.

Bocah 13 Tahun Habiskan Pulsa Rp 220 Juta

California - Banyak remaja kecanduan memakai ponsel dan tak segan menghamburkan pulsa. Pusing kepala pun menghinggapi para orang tua, termasuk Ted Estarija, seorang ayah yang shock mendapat tagihan pulsa bulanan US$ 22.000 atau sekitar Rp 220 juta.

Tagihan yang membengkak itu rupanya diakibatkan pemakaian ponsel anak lelakinya yang baru berumur 13 tahun. Sang anak tak dapat mengontrol diri download begitu banyak konten dengan layanan dari operator Verizon.

Sebenarnya, Estarija yang tinggal di California ini sudah minta Verizon membatasi pemakaian SMS dan panggilan di ponsel puteranya. Namun si anak diketahui mengunduh sekitar 1,5 juta kb data sehingga pulsa yang dihabiskannya jadi selangit.

Meski berstatus pengangguran, Estarija menyatakan ia mungkin dapat membayar tagihan tersebut. Namun yang jadi perhatiannya adalah bagaimana menyadarkan si anak yang membuat kantongnya jebol. Saat ini, ia telah memblokir layanan telekomunikasi anaknya.

Dikutip detikINET dari Abcactionsnews, Senin (14/12/2009), juru bicara operator Verizon menyatakan isu tersebut sedang diinvestigasi. Pihaknya akan membantu Estarija untuk mencari solusi permasalahannya itu.

Estarija bukan orang tua pertama yang ketiban sial gara-gara anaknya sembarangan memakai ponsel. Beberapa orang tua lain menulis keluhan serupa di Verizon, meski jumlah pulsa yang mereka tanggung tak seekstrim Estarija. Sebelumnya, seorang remaja Australia pernah pula kena tagihan pulsa sekitar Rp 100 juta.

Gara-gara SMS, Perdana Menteri Ribut Sama Walikota


Auckland - Seorang Walikota di Selandia Baru kini jadi pusat perhatian setelah berani mengirim SMS ke ponsel milik sang Perdana Menteri, John Key. Rupanya, John Key kurang berkenan dengan SMS yang diterimanya sehingga membuat perkara jadi runyam.

Andrew Williams, walikota di wilayah Auckland membela diri bahwa pengiriman SMS tersebut membuktikan dirinya terus bekerja sepanjang waktu. Namun Key menilai, SMS yang diterimanya terlalu panjang, menjijikkan dan agresif. Apalagi dikirim pada pukul 03.30 dini hari.

Di satu sisi, Key mengaku tak keberatan diganggu malam-malam. Bahkan sering pula membalas SMS yang dirasa penting. Namun menurutnya, SMS dari Williams tak pantas dibalas. "SMS itu nadanya agresif, dan aku tidak akan meresponnya," ucap Key.

detikINET kutip dari BrisbaneTimes, Selasa (15/12/2009), pertikaian terbuka antar dua pejabat tinggi yang meributkan soal SMS ini jelas jadi topik cukup menghebohkan para warga di negeri Kiwi tersebut.

William mengakui, dia memang rutin mengirim SMS di larut malam pada sesama politisi. Ia menilai, memang sudah kewajiban pejabat untuk sibuk bekerja sepanjang waktu.

Bahkan ia seolah menantang sang Perdana Menteri bahwa jika seseorang tak ingin menerima pesan, ponselnya harus dimatikan. Namun di sisi lain, ia juga mengakui SMS-nya agak agresif, dengan seringnya memakai huruf kapital.

Hmm, kira-kira seperti apa ya isi SMS yang katanya agresif dan menjijikan itu?

Jadi Pro Lewat Kursus Fotografi Ponsel


Worcestershire - Kursus fotografi tak hanya milik mereka yang menggunakan kamera profesional saja. Di Inggris, pemilik ponsel berkamera juga bisa menjadi fotografer profesional lewat sebuah kursus.

"Photography Made Simple", demikian nama kursus fotografi ponsel pertama di Inggris yang didirikan oleh pasangan suami istri, Phil dan Rachel Hibberd.

Pasangan yang bermukim di Malvern, Worcestershire, Inggris, ini menyadari bahwa piranti ponsel tak hanya dipakai untuk alat komunikasi saja, namun juga digunakan untuk mengunggah foto-foto ke situs-situs jejaring seperti Facebook dan Bebo.

Dalam kenyatannya, kemampuan kamera ponsel semakin lama semakin mumpuni. Kamera iPhone dan Blackberry misalnya, dikatakan oleh Hibberd kualitasnya sudah bagus. Hingga kadangkala sulit membedakan mana yang merupakan hasil dari jepretan kamera ponsel dan mana yang bukan.

Hibberd, 48 tahun, juga yakin bahwa kebanyakan anak muda tak memiliki kamera profesional yang mahal dan terpaksa memakai ponsel untuk mengabadikan momen.

"Anak-anak memiliki ketertarikan sendiri di bidang fotografi tapi mereka tidak bisa membeli kamera yang mahal. Jadi kami pikir, merupakan ide yang bagus untuk menjalankan kursus ini yang hanya berfokus pada fotografi ponsel," kata Hibberd.

Dalam kursus yang dibuka mulai bulan depan ini, pasangan tersebut akan mulai mengajarkan beberapa ilmu seperti bagaimana memaksimalkan kemampuan kamera dan mengedit hasil jepretan.

Jika kursus yang mereka selenggarakan di Inggris ini sukses, pasangan Hibberd berharap mereka bisa meluaskan jangkauannya ke negara lain. Demikian seperti detikINET kutip dari DailyMail, Sabtu (19/12/2009).

Facebook Tawarkan Pengingat Hari Jadian


Jakarta - Apa yang baru di Facebook? Yaitu kabar baik bagi pengguna situs jejaring sosial ini yang sudah berpasangan atau sudah menjalin ikatan pernikahan.

Kini, sebuah pengingat atau reminder akan momen penting tersebut telah ditawarkan oleh Facebook. Serupa dengan reminder tahunan hari ulang tahun, di sini Facebook juga mendesainnya dengan hampir serupa.

Pelengkap data di info 'relationship status' ini terletak di bawah seksi tersebut. Pengguna tinggal mengisi bulan, tanggal dan tahun kapan ia meresmikan hubungan dengan pasangannya di box bertuliskan 'Anniversary'.

Kemudian, jika sudah mendekati hari H-nya maupun saat hari itu tiba, maka Facebook seperti biasa akan mengingatkan pemilik akun lewat penambahan reminder di bagian 'Events'. Namun reminder ini baru bisa berjalan untuk anniversary dari pemilik akun itu sendiri, alias belum bisa dipakai untuk anniversary Facebooker lain.

Tapi jangan khawatir, dilansir detikINET dari InsideFacebook, Kamis (19/12/2009), Facebook mengatakan ke depannya mereka akan melakukan hal itu.

Avatar Dominasi Penjualan Tiket Online


Jakarta - Avatar berhasil merajai penjualan tiket online. Film dengan teknologi 3D (tiga dimensi) ini telah menjadi buruan para moviegoers di Internet.

Meski banyak yang bilang film ini bukan yang terbesar ataupun dengan spesial effect yang terdahsyat, namun Avatar terbukit menjadi salah satu film yang ditunggu-tunggu di 2009.

Film ini berhasil mendominasi penjualan tiket online yang digawangi oleh dua perusahaan asal Amerika, Movieticket dan Fandango.

Movietickets sendiri mencatat 70% penjualan tiketnya didominasi film sci-fi yang disutradarai oleh James Cameron--yang sempat melambungkan film Titanic. Sedangkan Fandango malah melaporkan persentase penjualannya mencapai 87%.

Dari data statistik pre-order Avatar yang tercatat, penjualan tiket tertinggi adalah untuk versi 3D atau screening IMAX 3D yang sebanyak 75%-89%. detikINET kutip dari TechGear, Sabtu (19/12/2009), sebagian besar pembelinya datang dari kalangan pria.

Selain merajai penjualan tiket online di Amerika, film ini juga tak kalah ramai dibahas oleh pengguna situs mikroblogging Twitter. Saat ditilik di daftar trending topics Twitter, film ini ada di urutan ke-6 dan banyak menuai komentar positif dari para Tweetizen.

Negara-negara Maju Capai Kesepakatan, Aktivis Belum Puas


Kopenhagen - KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen sudah berakhir. Sejumlah negara maju sepakat untuk mengurangi emisi gas CO2 di negara masing-masing. Namun, para aktivis lingkungan masih belum puas. Kenapa?

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mencapai kesepakatan dengan China, India, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya. Mereka mengklaim telah memperoleh sebuah perjanjian yang berarti dalam hal pengurangan emisi.

Kesepakatan itu adalah sebanyak 193 negara sepakat untuk mengantisipasi ancaman perubahan iklim, termasuk banjir hingga peningkatan ketinggian air laut. Selain itu, negara-negara maju juga sepakat memberikan dana dengan nilai total mencapai US$ 100 miliar bagi negara miskin untuk memerangi emisi pada tahun hingga tahun 2020.

Sebelumnya, China dan AS sempat dikhawatirkan tidak akan mencapai kesepakatan untuk mengurangi gas emisi pada awal KTT. Padahal, keduanya adalah negara dengan penghasil emisi terbesar di dunia.

"Hari ini, lewat pertemuan multilateral antara Presiden Obama, Perdana Menteri Wen (China), PM Singh (India), dan Presiden Zuma (Afsel), sebuah perjanjian yang penuh arti telah tercapai," kata pejabat AS seperti dilansir Reuters, Sabtu (19/12/2009).

Pejabat tersebut menegaskan, perjanjian tersebut belum secara konkrit menyatakan perang terhadap perubahan iklim. Namun sebagai langkah awal, patut dianggap positif.

"Tidak semua negara akan puas dengan setiap elemen. Tapi ini cukup berarti dan bersejarah untuk melangkah ke pondasi yang lebih besar," tambahnya.

Namun, kesepakatan ini dinilai masih kurang memuaskan bagi para aktivis dan negara-negara Uni Eropa. Juru bicara Uni Eropa Pia Ahrenkilde Hansen mengatakan, hasil pertemuan masih jauh dari harapan semula.

"Tapi ini membuat harapan kita masih hidup," lanjutnya.

Aktivis Greenpeace dari Inggris, John Sauven menambahkan, terlalu sedikit politisi yang mau melihat keadaan dunia saat ini. Seharusnya para pemimpin negara tersebut menyadari bahaya yang mengintai miliaran penduduk bumi.

"Kami tidak tahu apa yang akan diberikan oleh pertemuan Kopenhagen, tapi sepertinya tidak akan memberikan sesuatu yang dibutuhkan dunia," ujarnya.

Gerakan Civil Society Bentuk Protes Baru


Jakarta - Kasus Prita Mulyasari dan kriminalisasi terhadap Bibit-Chandra membuat publik gerah dengan proses hukum di Indonesia. Gerakan protes kini tidak hanya milik para aktivis dan tokoh politik, ibu-ibu pun 'turun tangan' untuk meminta keadilan. Bukan dengan demonstrasi, tapi dengan gerakan moral.

"Dibanding dengan demo, aksi gerakan moral atau civil society seperti pengumpulan koin untuk Prita lebih menyengat," kata pakar sosiolog UI, Imam Prasodjo saat berbincang lewat telepon, Jumat (18/12/2009) malam.

Menurut Imam, gerakan moral ini muncul karena ada kekesalan yang sudah menumpuk sejak lama terhadap tindakan para oknum penegak hukum. Lewat kejadian beruntun dalam kasus Bibit-Chandra, Prita, dan Emak Minah yang divonis karena mencuri kakao, kemarahan tersebut akhirnya mencapai puncaknya.

"Muncullah gerakan-gerakan civil society di Facebook, di jalanan, koin untuk Prita, bahkan sampai di acara khotbah Jumat," jelasnya.

Imam menilai gerakan tersebut cukup efektif dalam mengontrol perilaku para oknum penegak hukum. Dengan pantauan publik yang lebih kritis dan dibantu oleh media, para 'penjahat berseragam' akan berfikir dua kali sebelum melakukan aksinya.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra Hamzah juga mengatakan hal senada. Dihentikannya kasus yang menimpanya, tidak terlepas dari peran para pelaku gerakan civil society baik di Facebook ataupun media lainnya. Untuk itu, ia juga berencana mempertahankan momentum ini untuk melakukan kampanye antikorupsi.

"Kita harus membuat komunitas-komunitas serupa dalam pemberantasan korupsi. Tidak hanya di Jakarta, tapi di daerah juga seperti mengawasi pemda atau pemkot," jelasnya usai peluncuran buku Bibit Samad Rianto, Rabu 16 Desember lalu.

Bibit Samad Rianto juga merasa terbantu dengan gerakan masyarakat yang terus mendukungnya. Saat ini, publik tidak bisa dibuat diam saat melihat ketidakadilan. Terlebih jika persoalan itu menyangkut hukum.

"Mungkin para pendukung itu juga pernah merasakan sakit hati yang saya rasakan. Makanya mereka mau mendukung," ucapnya pada wartawan.

Support

Nyang baca si korannya koran myspace web counter
web counter code orang Lho!!