Pages

Minggu, 13 Desember 2009

"Delosor" Jadi Tren Goyang Anis Merah


Dalam perlombaan burung berkicau, seekor anis merah dianggap bagus jika sang burung tampil dengan gaya khas dari awal hingga akhir lomba. Terlebih jika gaya sang burung mengikuti tren goyang saat ini.

Menurut Neo, seorang penghobi anis merah, gaya goyang yang sedang tren saat ini adalah gaya doyong atau delosor. Seekor anis yang sedang doyong atau delosor membuka ekornya dan bergerak cepat ke kanan dan ke kiri sambil terus berputar.

"Bagus kalau goyangnya lagi tren. Yang nge-tren itu doyong atau delosor. Gayanya buka ekor, sama goyang kiri kanannya cepet, dan bunyi terus," ujar Neo saat diwawancara di arena lomba burung berkicau Presiden Cup di Parkir Timur Senayan Jakarta, Minggu (13/12/2009).

Gaya seekor burung menjadi karakteristik tersendiri. Gaya tersebut juga bisa dilatih atau ditiru burung lain. Selain gaya, seekor burung juga dapat meniru suara atau nada nyanyian burung lain, seperti anis merah milik Neo yang meniru nada bernyanyi burung jalak suren, love bird, atau kapas tembak.

"Gaya udah karakter, gaya dasar burung. Bisa dilatih, yang melatih kan masteran, isian suara. Biasanya jalak suren, yang jadi master, love bird, kapas tembak," kata Neo.

Suara burung yang mengikuti lomba juga harus mengikuti tren. Neo menambahkan, yang sedang tren saat ini untuk anis merah adalah yang bersuara kasar, dan ada tonjolan. "Tren isian yang kasar, ada tonjolan, kalau cuma siulan biasa ya enggak bagus," imbuhnya.

Anis merah adalah salah satu jenis burung berkicau yang dilombakan dalam lomba burung berkicau Presiden Cup yang digelar di Parkir Timur Senayan Jakarta pada hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Support

Nyang baca si korannya koran myspace web counter
web counter code orang Lho!!