Pages

Minggu, 20 Desember 2009

Lawan Sel Kanker dengan Bumbu Kari


Molekul yang terdapat pada bumbu kari diketahui bisa membunuh sel penyebab kanker.

VIVAnews – Molekul yang terdapat pada bumbu kari diketahui bisa membunuh sel penyebab kanker esofagus atau saluran pencernaan. Senyawa tersebut nantinya bisa dikembangkan sebagai obat untuk terapi para penderita kanker esofagus.

Molekul pembunuh sel kanker tersebut ditemukan oleh peneliti dari Cork Cancer Research Center di Irlandia. Peneliti mengetahuinya setelah melakukan uji coba. Yaitu dengan memberikan senyawa curcumin pada sel kanker dan hasilnya adalah 24 jam kemudian, sel kanker tersebut mati. Curcumin adalah senyawa yang memberikan warna kuning pada bumbu kari dan berasal dari kunyit.

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa curcumin juga dapat menekan pertumbuhan tumor. Hal ini berlaku pada orang yang sering mengonsumsi kunyit atau bumbu kari yang mengandung banyak kunyit.

"Penemuan ini harus dikembangkan lebih lanjut menjadi sebuah obat bagi penderita kanker terutama kanker esofagus," kata Sharon McKenna, kepala peneliti, seperti vivanews kutip dari MSNBC, 29 Oktober 2009.

Esofagus adalah tabung berotot yang dilalui sewaktu makanan mengalir dari bagian mulut ke dalam lambung. Kanker esophagus menyebabkan kematian 500.000 orang diseluruh dunia tiap tahunnya. Tumor yang terdapat pada saluran esofagus juga bisa menimbulkan kematian.

McKenna juga mengungkapkan penelitian tersebut menunjukkan bahwa curcumin bisa membunuh sel kanker dengan sistem yang cukup mengejutkan. Pada 2007 lalu, peneliti Amerika Serikat menemukan fungsi dari curcumin yang membantu menstimulasi sisitem sel pada penderita Alzheimer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Support

Nyang baca si korannya koran myspace web counter
web counter code orang Lho!!